Perkembangan Bayi 15 Bulan

Balita Anda sekarang berusia 15 bulan! Si kecil sekarang sudah seperti teman akrab. Mom sudah bisa mulai meminta bantuan balita berusia 15 bulan yang membawa barang-barang kecil, membuang sampah, dan memilih buku 😍

Berat & Tinggi Bayi 15 Bulan

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, berat rata-rata untuk anak berusia 15 bulan adalah 9,6 kg untuk anak perempuan dan 9,8 kg untuk anak laki-laki. Tinggi rata-rata adalah 77,5 cm untuk anak perempuan dan 79 cm untuk anak laki-laki.

Usia 15 bulan adalah waktunya membawa anak ke dokter untuk memeriksa tingkat pertumbuhannya, apakah sehat dan normal.

Milestone bayi berumur 15 bulan

Related image

Photo: nurselovesfarmer.com

Pada saat dibawa ke dokter, dokter kemungkinan akan bertanya tentang milestone yang dicapai anak Anda, untuk mengetahui bagaimana perkembangannya.

Mungkin ada banyak kekhawatiran Anda di saat anak berusia 15 bulan. Bahkan beberapa hal yang dianggap ‘normal’ pun bisa membuat Anda khawatir. Konsultasikanlah dengan dokter mengenai kekhawatiran Anda. Berikut adalah hal yang umumnya sudah bisa dilakukan Anak saat berusia 15 bulan.

• Berjalan. Anak Anda mulai bisa mengambil setidaknya beberapa langkah sendiri. Sekitar 50% dari anak berusia 15 bulan dapat berjalan dengan baik. Beberapa bahkan berlari dan mulai belajar berjalan mundur!

• Berbicara. Sebagian besar anak berusia 15 bulan dapat mengatakan setidaknya satu kata. 50% anak 15 bulan dapat mengatakan setidaknya dua kata.

• Tumbuh gigi. Gigi anak mulai tumbuh, di saat ini gigi geraham pertama mungkin mulai muncul.

• Identifikasi. Anak Anda mulai memahami untuk apa benda sehari-hari digunakan — misalnya, sapu untuk menyapu dan sendok kayu untuk makan.

Perilaku Anak Berumur 15 Bulan

Image result for child tantrum

Photo: Parents Magazine

Memiliki anak yang aktif bisa menyenangkan bagi mom. Namun tetap, namanya balita, pasti ada beberapa tingkah laku anak yang menguji kesabaran 😛 Berikut adalah beberapa perilaku anak yang menantang untuk dihadapi.

• Tantrum
• Nangis saat ditinggal
• Melempar Benda

Cara Mendisiplinkan Balita 15 Bulan

photo: steamcommunity.com

Mungkin Anda merasa sangat gemas melihat tingkah Anak Anda yang kadang kelihatannya nakal. Tapi pada usia 15 bulan sebenarnya anak juga tidak menyadari bahwa dia bertingkah. Baginya tidak ada yang salah dari mencoret-coret dinding dengan lipstik, melempar smartphone (mahal) Anda, ataupun memanjat sofa. Tentu saja, bagi mom, itu bisa menjadi suatu hal yang sangat menguji kesabaran. Untuk mulai mengajarkan perilaku yang baik untuk anak Anda, ada baiknya Anda menetapkan beberapa batasan dan konsekuensi untuknya.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam mendisiplinkan anak berusia 15 bulan:

• Sembunyikan benda-benda yang tak boleh dia sentuh. Daripada terus melarang anakmenyentuh smarphone, spidol atau lipstik (mahal) Anda yang bisa berujung pada ledakan emosi dan tangisan, lebih baik singkirkan benda itu dari hadapan anak Anda 😀

• Tetapkan aturan dan konsekuensi yang jelas. Jika Anak Anda mendapat hukuman duduk di sofa setiap kali melempar benda pada Anda, maka dia akan mulai mengerti dan menghentikannya.

• Alihkan perhatiannya. Menegur anak karena perilaku negatifnya mungkin tidak ada gunanya di usia ini. Anak tidak mengerti. Jadi lebih baik alihkan saja perhatiannya dan arahkan anak ke aktifitas lain yang lebih positif.

• Tetap tenang. Wajar jika mom panik, stress ketika anak bertingkah, tetapi cobalah untuk bersikap tenang. Jangan langsung terbawa emosi dan marah-marah pada anak. Di usia ini anak belum tentu paham bahwa yang dia lakukan salah.

Kesehatan Bayi Usia 15 Bulan

Terkadang sepertinya balita sakit terus, membuat mom pusing tujuh keliling. Bentar-bentar demam, demam sembuh nanti muntah, kalau gak muntah flu, flu belum sembuh, batuk lagi. Berikut adalah penyakit yang sering dialami balita usia ini.

• Anak saya yang berumur 15 bulan mengalami demam. Apa yang harus saya lakukan?
• Anak saya yang berumur 15 bulan memiliki air liur yang berlebihan. Mungkinkah bayi akan tumbuh gigi?
• Anak saya yang berumur 15 bulan muntah. Apa yang harus saya lakukan?
•Anak saya yang berumur 15 bulan mengalami batuk. Apa yang harus saya lakukan?
• Anak saya yang berumur 15 bulan terserang flu. Apa yang harus saya lakukan?
• Apa yang harus saya lakukan jika anak saya terkena diare ?

Masalah Tidur Bayi Usia 15 Bulan

15-mos-toddler-sleeping-chart

Photo: Smart Up Visuals

Masalah umum yang menimpa anak berusia 15 bulan adalah mulai mengalami mimpi buruk. Masalahnya adalah pada usia ini anak belum bisa membedakan mimpi dengan kenyataan. Jika anak Anda yang berumur 15 bulan tidur nyenyak dan tiba-tiba mengalami mimpi buruk, mungkin ini bisa menyebabkan masalah bagi Anda di malam hari. Tenangkan anak dan ingatkan dia bahwa mimpi buruknya tidak nyata. Mom juga harus mentoleransi hal ini dan mengerti bahwa anak Anda belum bisa membedakan mimpi dengan kenyataan.

Balita Menolak Untuk Tidur !

Photo: Up All Hours

Selain mimpi buruk, balita sekarang juga sudah bisa tidak mau tidur karena hal yang membuat mom gemas. Seperti mereka ingin nonton youtube, TV, dan masih ingin bermain. Cobalah untuk menghindari aktivitas seperti nonton sebelum tidur. Tenangkan balita dan bacakan cerita sebelum dia tidur, lakukan hal tersebut dengan konsisten.

Makanan Bayi Umur 15 Bulan

Related image

photo: malextra.com

Anda mungkin memperhatikan bahwa anak Anda yang berusia 15 bulan tampaknya tidak selalu tertarik untuk makan besar, atau menjadi pemilih tentang jenis makanan apa yang ia makan. Itu benar-benar normal pada usia ini.

Berapa Banyak Seharusnya Seorang Anak Berusia 15 Bulan Makan?

Terus berikan tiga kali makan selama 15 bulan dan dua kudapan per hari. Beri dia variasi makanan setiap hari dari semua kelompok makanan — sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein, dan susu.

Dokter mengatakan kebanyakan balita membutuhkan sekitar 1.000 kalori per hari. Berikan anak Anda porsi makan dari 1/4 ukuran porsi dewasa. Biarkan anak berhenti makan ketika dia sudah tampak kenyang.

Biasakan anak untuk makan bersama dengan keluarga secara teratur. Hal ini akan membantu anak belajar untuk bersosialisasi, belajar tata krama, dan kebiasaan makan yang sehat.

Tetap berikan ASI pada bayi berumur 15 bulan (kecuali jika dokter menyarankan lain). Seorang anak berusia 15 bulan harus mendapatkan 700 mg kalsium per hari.

Jika mom berpikir sudah waktunya untuk menyapih anak berusia 15 bulan dari menyusui, ingatlah untuk melakukannya perlahan-lahan. Kurangi pemberian ASI dari misalnya 3 kali sehari menjadi 2, lalu menjadi sekali.Jika Anda terlalu cepat, Anda bisa mengambil risiko tersumbatnya saluran susu. Ingatlah untuk memberi anak Anda banyak perhatian selama menyapih dan menemukan cara untuk mengalihkan perhatiannya.

Balita Tidak Mau Makan

toddler don't want to eat

Photo: Adventures of Frugal Mom

Sekarang anak Anda sudah bisa tidak mau makan dan memilih-milih makanan. Ini adalah kebiasaan yang kurang baik, terutama jika ternyata anak tidak mau makan makanan sehat. Apalagi di usia ini anak membutuhkan beragam jenis sayuran untuk bisa memenuhi ragam kebutuhan gizinya. Mulailah pelan-pelan membujuk anak untuk mau memakan ragam makanan.

Jika anak Anda tidak mau makan apa pun, itu bisa jadi pertanda bahwa anak Anda sakit. Segera bawa anak ke dokter jika hal tersebut terjadi.

Aktifitas untuk bayi berusia 15 bulan

Photo: MomJunction

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan bersama yang menghasilkan waktu yang berkualitas dan membantu perkembangan anak. Berikut adalah kegiatan, permainan, dan mainan yang menyenangkan untuk anak berusia 15 bulan:

• Main bola. Ini adalah usia yang sempurna untuk bermain bola dengan anak Anda.
• Mewarnai dengan krayon. Rata-rata anak berusia 15 bulan dapat menulis dengan krayon. Berikan beberapa warna untuk membantunya menyalurkan kreatifitas.
• Membaca buku cerita. Anak Anda mungkin sudah bisa membalik halaman-halaman di buku favoritnya dan menunjuk ke gambar-gambar ketika mom menyebutkan nama benda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *