Apa yang Harus Dilakukan Ketika Bayi Pilek?

Melihat bayi bersin-bersin tentu menimbulkan suatu rasa khawatir bagi mom.  Pelajari cara membantu bayi mengatasi pilek.

Ketika bayi pilek dapat menimbulkan rentetan pertanyaan bagi orang tua baru: Berapa lama pilek bayi berlangsung? Apa yang harus dilakukan ? Tapi jangan khawatir, pilek pada bayi sangat umum dan  bisa ditangani. Berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala pilek dan kapan mom sebaiknya membawa si kecil ke dokter.

Gejala Pilek Pada Bayi

Kita semua pasti pernah pilek dan pada orang dewasa gejala tersebut bisa cepat mereda dan tidak terlalu menganggu. Tetapi pilek bayi dapat mempengaruhi bayi secara berbeda. Berikut adalah beberapa gejala flu pada bayi.

  • Hidung tersumbat
  • Bersin
  • Batuk
  • Hidung beringus
  • Demam
  • Rewel
  • Nafsu makan menurun
  • Apnea (nafas berhenti sesaat, hubungi dokter Anda jika Anda melihat ini)

Pilek vs penyakit lainnya

Jadi, bagaimana Anda bisa tahu jika bayi pilek atau penyakit lain, seperti flu? Flu biasanya datang dengan demam yang lebih tinggi, lebih dari 38 derajat celcius. Bayi Anda juga dapat memiliki gejala lain seperti muntah, diare, dan batuk. Selain itu, pilek biasanya memiliki serangan lebih lambat daripada flu, yang cenderung mulai tiba-tiba.

Penanganan Pilek pada Bayi
Antibiotik tidak membantu karena biasanya pilek pada bayi tidak disebabkan oleh bakteri, dan sejauh ini belum ada antivirus yang efektif kecuali untuk influenza. Hal terpenting yang harus dilakukan ketika bayi pilek adalah mencegah anak Anda mengalami dehidrasi. Pastikan bayi mendapat cukup cairan dan cukup buang air kecil. (Bayi biasanya membasahi popok mereka setiap satu hingga tiga jam, meskipun biasanya berkurang hingga setengahnya ketika sakit. Selain menjaga agar bayi supaya tidak dehidrasi, ada beberapa trik untuk mengurangi gejala pilek pada bayi.

Obat alami untuk mengatasi pilek pada bayi

Alih-alih membeli obat, cobalah obat flu alami ini untuk bayi

• Gunakan penyedot ingus bayi. Ketika ingus membuat bayi sulit bernafas dengan benar, keluarkan lendir dengan penyedot ingus bayi: Cukup tekan penghisap, masukkan ujungnya ke lubang hidung bayi dan perlahan-lahan lepaskan.

• Coba teteskan saline pada hidung. Kadang-kadang lendir bayi terlalu tebal untuk disedot keluar secara efektif. Hancurkan lendir dengan meletakkan beberapa tetes saline di hidung bayi dan kemudian sedotkeluar.

Kapan Mom Harus Membawa Bayi ke Dokter ?

Anda biasanya dapat menangani pilek pada bayi dengan obat rumahan — tetapi kadang-kadang bayimembutuhkan perawatan medis. Berikut adalah gejala yang harus diwaspadai:

• Kesulitan bernafas. Jika anak mengalami kesulitan bernapas atau bernafas dengan sangat cepat itu adalah tanda peringatan.

• Batuk keras. Ini bisa menjadi pertanda bahwa anak Anda mungkin menderita sesuatu selain bayi pilek.

• Demam tinggi. Jika bayi di bawah 6 minggu memiliki suhu 38 derajat celcius atau lebih tinggi, bawa ke dokter.

• Tanda-tanda dehidrasi. Jika bayi tidak mengompol popoknya setiap enam jam atau lebih, bawa ke dokter

Mencegah Bayi Pilek

Ikuti tips ini untuk mencegah pilek pada bayi:

• Jauhkan bayi dari orang yang sakit. Pilek bersifat menular, jadi jaduhkan dari orang yang sedang pilek.

• Cuci tangan sebelum menyentuh bayi. Virus dapat berada di tangan orang dan ditularkan melalui sentuhan.

• Menyusui. Meminum ASI dapat membantu membangun kekebalan tubuh, yang memperkecil kemungkinan si kecil terkena flu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *